Dalam berkeluarga tentunya para bapak dan ibu setelah menikah mendambakan segera punya momongan(anak), akan tetapi tidak sedikit yang sulit hamil setelah menikah. Berikut ini beberapa tips agar istri cepat hamil :Berhentilah menggunakan alat kontrasepsi dan mulailah melakukan hubungan seksual minimal sekali setiap 48 jam. Agar kuantitas sperma tetap maksimal.Usahakan untuk melakukan hubungan seksual dalam siklus ovulasi (sekitar 14 hari sebelum menstruasi atau datang bulan). Karena wanita tidak akan hamil kecuali jika mengalami ovulasi.Panas dapat mengurangi kuantitas sperma. Jadi, selama Anda berusaha untuk hamil, mintalah kepada suami untuk berhenti berendam dengan air hangat, mandi air hangat, mengenakan pakaian yang terlalu panas, terlalu banyak duduk, dll.
Jika suami terbiasa mengenakan celana dalam berbentuk cawet, tidak ada salahnya jika Anda meminta suami untuk menggantinya dengan celana dalam yang lebih longgar (bokser). Tujuannya agar kemampuan testis dalam mengatur suhu (mengurangi panas) tidak terhambat. Wanita memiliki kemungkinan lebih besar untuk hamil jika posisinya berada di bawah saat suami mengalami ejakulasi. Setelah itu Anda dapat menahan agar tetap berada di posisi tersebut sambil sedikit mengangkat kaki untuk meningkatkan kemungkinan terjadinya fertilisasi (pembuahan).Berhentilah berusaha terlalu keras untuk hamil. Terlalu memaksa kan diri hanya akan membuat Anda merasa tertekan, dan memperkecil kemungkinan untuk hamil.Jika Anda sudah lebih dari satu tahun lebih berusaha hamil tapi belum hamil juga (atau usia Anda sudah lebih dari 35 tahun dan sudah berusaha untuk hamil selama lebih dari 6 bulan), ada baiknya jika Anda dan suami berkonsultasi ke dokter kandungan atau bidan. Mungkin saja ada masalah pada sperma atau ovum yang memerlukan tindakan medis. Masalah tersebut dapat diketahui melalui tes medis. Setelah masalah ditemukan, dokter akan dapat memberikan saran mengenai tindakan apa saja yang perlu Anda lakukan.Anda dan suami mungkin perlu berhenti merokok, mengonsumsi alkohol, obat-obatan atau suplemen tan-pa sepengetahuan dokter, kemudian membiasakan diri mengonsumsi obat-obatan clan suplemen, atau mengikuti terapi yang sesuai dengan anjuran dokter.Rajin menjaga kebugaran tubuh dengan berolah raga, Berta mengikuti pola makan yang balk clan benar