Showing posts with label Karya Drake. Show all posts
Showing posts with label Karya Drake. Show all posts




Aki mengigit bibirnya dan mulai mengeluh, tatapannya menerawang memikirkan hal-hal yang mungkin terjadi, hampir satu bulan berlalu, sejak kejadian hilangnya Page tanpa jejak. Voltron dan semua teknologi yang dimiliki olehnya tetap tak berhasil menemukan satu pun petunjuk, ia seolah menghilang begitu saja,..
Bahkan tak ada satupun petunjuk yang dapat membuktikan kalau Page masih hidup atau sudah meninggal, smbil melihat pantulan tubuhnya dari cermin di kamar mandi-nya,.. Tubuh Aki begitu sempurna,kulitnya yang berwarna putih indah, bukan pucats eperti kulit orang barat, ia memiliki semua keindahan ras-nya, kecuali mata-nya yang berwarna kehijauan, tubuh yang indah dengan bokong yang padat berisi, yang membut semua yang melihat-nya tak ingin memalingkan pandangan-nya,,..
Tubuhnya indah, terlebih bagian payudara-nya yng jauh lebih berisi dibandingkan gadis-gadis Jepang pada umum-nya,..tidak terlalu besar, namun cukup untuk memancing perhatia para lelaki,..
Selesai membersihkan tubuh-nya, Aki keluar dari Kamar mandi itu dan menuju kamar tidurnya, pelahan ia mengambil seragam sekolahnya dari lemari kamar-nya dan mulai mengancingkan seragamnya yang terbuat dari bahan katun putih dengan rok berwarna hitam, sekilas pakaian mirip dengan seragam pelaut, ia mengenakan Bra-nya yanh sdikit ktata, membuat payudaranya tertekan indah,. Sebelum memakai dasinya dan menggulung rambutnya membentuk Ponitail,.. senuhan terakhir dengan lipstik merah muda yang menyempurnakan kecantikannya,..

Sayangnya ia tak pernah Tahu ada seseorang yang terus mempehatikannya sejak pagi tadi, setiap detik, dan setiap saat terus memicingkan matanya menikmati pertunjukan gadis cantik itu,.. ia menarik nafas panjng sebelum meyakinkan hatinya, hari ini adalah saatnya ia menjalankan semua rencana-nya itu
Aki berjalan di sebuah jalan setapak, mengendong Tas sekolahnya sementara pikirannya terus melayang memikirkan Page, ia hanya berharap sahabatnya itu baik-baik saja, Jo berpendapat kalau ini pekerjaan mafia penjualan Gadis-gadis, namun Voltron meyakinkan tak ada satu pun tanda kehadirannya di muka bumi
Jadi dimana dia ??
” Aki .”
Aki berbalik dan mencari sumber suara itu, ia tak percaya dengan apa yang dilihatnya, Page berdiri tak jauh dari-nya, ia mengenakan Pakaian ketat berwarna merah muda, dengan perut yang dibiarkan terbuka, gadis cantik itu melambaikan tangan kearahnya,.. Aki lansung berlari karah temannya itu, saat mendekat ia baru menyadari temannya itu mengenakan sebuah Kalung berwarna Pink,.. seperti yang biasa digunakan oleh para budak,..
” Page, dimana kamu ?? …”
Aki tak pernah menyelesaikan ucapannya saat sebuah cahaya kilat berwarna hijau, membuat-nya terjatuh dalam kegelapan
” Kita mendapatkannya Tuan,.. ” Page tersenyum Puas ” Apakah kau akan membuatnya seperti aku ?? “
” Tentu saja Budak-ku Page,. ” Lord Deviant tersenyum, sambil melangkah ke tas sekolh Aki dan mengambil Power Bracernya, ia mengambilnya dan mengantunginya,..
Aki tersadar, ia masih sedikit binggung namun cukup untuk menyadari keadaanya yang terkurung dalam sebuah penjara gelap, kedua tangannya terikat keatas, sebuah besi lain berada tepat di punggungnya hingga dadanya membusung kedepan, ia tak percaya Page menjebaknya dan membuat ia merinkuk dalam tahanan ini,..
“Hey!” Ia mengancam, ” Lepaskan aku, aku mengingatkan mu, kau akan menyesal “
Aki berusaha terlihat berani, meski sebenarnya penuh dengan rasa takut
” Kau suka pakaian-mu ?? “Deviant tersenyum saat ia melangkah mendekat ke buruannya itu, ” Sepertinya ku kepanasan tadi, jadi kulepas saja jaket-mu “
Aki melihat kebawah, dan sedikit tenang sat ia meliht tubuhnya masih terbalut pakaian seragam-nya,..
Deviant mendekat, dan langsung meremas payudara Aki…
” Kamu punya dada yang lebih besar dari sebagian gadis-gadis Jepang ya, Tak terlalu besar tapi lumayan juga ditangan rasanya,.. “
” Lepaskan tangan-mu, kau bajingan!”
” Oooo, Aku tak berfikir seperti itu, kurasa aku malah baru mulai dengan mu”
” Ya Tuhan, kau tak akan pernah berani “
” Sayangku, aku adalah seorang penjahat yang ingin menghancurkan planetmu, dan pstinya sekdr memperkosa-mu itu bukan-lah hal yang besar kan,.. “
” Tolong jangan,.. aku masih peawan, aku baru 19 tahun “
” 2 alasan yang hebat, mengapa kau ingin mendapatkan-mu, tenanglah aku yakin kamu pasti akan menyukai-nya”
” Tak akan pernah !! ” Aki berteriak, namun ia sadar tak ada yang menolongnya melepaskan dirinya dari Alien ini,…
” Kawan-mu ini begitu menyukai saat aku menyetubuhi-nya, iya kan Budak-ku,.. ?? “
Aki tercekat saat sahabatnya berjalan mendekat, dengan pakaian yang lebih mirip pelacur, stocking hitam dan sepatu hak yang membuatnya seperti seorang dominatrix
” Apa yang kau lakukan padanya, Dia dia terlihat begitu berbeda ,.. “
” Dia budak-ku dan mau melakukan apapun yang aku inginkan “
” Page !! Dengarkan aku, kau adalah Power ranger, lawan dia,.. !! “
” Aku pernah menjadi Power ranger, tapi sekarang aku tak lebih dari sekedar
Budak dan aku hidup untuk melayani Tuan-ku, dn kau pun begitu Aki, Oh percayalah ini jauh lebih menyenangkan disbanding bertempur dengan Monster-monster,. “
” STOP! ” Aki berteriak , ” Aku tak kan pernah mau menjadi Budak,.. HMMM ! “
Perkataan Aki terpotong oleh ciuman Page, matanya terbelalak tak percaya saat ia merasakan Page yang berusaha menghisap lidahnya,…
Lord Deviant tersenyum, sementara ia mulai melucuti pakaian Aki, membuka kancingnya satu persatu,
Aki hanya bisa pasrah menerima lidah yang sedang mengisi mulutnya itu, sementaa ia merasakan seseorang melepas pakaiannya dan menarik lepas Bra-nya,.. ia tercekat st seseorang memilin putting payudaranya itu
” Mainkan Payudara-nya sayang,.. “
Page membuka mulutnya dan mulai mencium wajah Aki, sementara perlahan mulai memainkan lidahnya pada putting payudara Aki yang sedang dipilin oleh
” Page, tolong jangan, kumohon, tolong aku,.. Mmmphhh “
Rintihan Aki tertahan oleh lidah Deviant yang mulai mengisi mulut Aki, ia menjerit dan menangis, namun selluruh tubuhnya sedang dikerjai oleh kedua orang itu, yang begitu asyik mengerjai tubuhnya, memberikannya rangsangan-rangsangan nikmat yang membuatnya terus menggelinjang-gelinjang nikmat,..
” Ya ampun, ” Aki memohon pada Deviant saat Deviant mulai mencium dan menjilati Page dari wajahnya smpai ke payudara-nya,.. Gadis cantik itu tak pernah melihat dan merasakan yang seperti itu sebelumnya dan mulai memalingkan wajah saat Page dan Deviant berciuman,..
Namun sesaat kemudian Deviant mengalihkan perhatiaanya pada Aki,. Alien biadab itu menyusu di payudara Aki yang begitu kenyal, sambil sesekali mengigit puting payudara-nya, tangannya ikut menari-nari sambil meremas-remas payudara itu,..
” Hmmm , Jangannnn .. ” Aki merintih saat kedua payudaranya itu dihisap dan dijilati sesekali remasan tanan Deviant membuat Aki menjerit nikmat,..
Entah sudah berapa lama berlalu, yang dapat dirasakannya hanya rangsangan-rangsangan yang terus membuatnya mendesah-desah smbil berusaha melepaskan diri dari cengkraman alien gila ini…
” Berhenti, aku mohon, oohh,.. berhenti”
” Hangat kan teman-mu Page.”
” Terima Kasih Tuan.” Page mengganguk.
Perlahan Page menggerakan lidahnya, membelai perut Aki yang rata, Ia tersenyum melihat Celana Dalam Aki yang berwarna putih polos, dan menekan dua jari-nya ke Vagina-nya,…
” Oh, jangan Page. Ini menjijikan “
Aki tak dapat menghidari jeratan tangan dan lidah yang begitu lapar mengerjai dirinya,. Page berdiri dengan tatapan mata penuh Nafsu, dan langsung menjilati vagina Aki yang ditumbuhi bulu-bulu halus berwarna hitam itu,..
“Aiiiiii! Tidak-tidak.” Aki memekik, ” Tolong hentikan .. “
Sedetik kemudian, Page tampak menjilati vagina Aki dengan begitu bahagia, ia menjilati vagina itu, sementara lidahnya menari-nari, sambil sesekali menekan masuk lidahnya dalam vagina Aki..
Aki menjerit nikmat, ia tak pernah merasakan kenikmatan seperti ini sebelumnya,.. kombinasi antara payudaranya yang sedang dijilati dan dihisap di tambah lagi vaginanya yang distimulasi oleh lidah Page benar-benar membuat Aki kesetanan, dan ia ingin merasakan lebih lagi,..
Bagaikan membaca pikirannya, Deviant berhenti mengerjai payudara Aki dan mulai membuka jubah-nya,..
Aki menatap takjub pada penis yang begitu besr dan sesaat lagi akan membelah tubuhnya,…
Page mulai menciumi dan menjilati wajah dan bibir Aki, sementar tangannya memainkan sepasang dada Aki
” Ini akan berjalan begitu nikmat,. Kau akan menyukainya,.. ” Page berbisik, sambil mulai menjilati telinga Aki
” Ya ampun tidak”‘
Deviant bergerak diantara kedua kakinya, dan mulai mengarahkan penisnya ke mulut vagina gadis itu, dalam satu kali tusukan kuat, penis itu tenggelam dalam tubuh Aki..
“AWWWWWWWW!” Aki menjerit saat kehilangan keperawananya.
Deviant mulai menggenjot Aki, penisnya keluar masuk demikian cepatnya ditambah lagi penisnya yang begitu besr mmbuat Aki meraung-raung antara nikmat dan rasa sakit,..Deviant menurunkan tangannya dan meremas-remas bokong Aki,..
Page menggerakan lidahnya ke seluruh wajah Aki sementara tangannya memilin-milin puting payudara
” Ayolah Aki, berikan aku ciuman-mu, ayo kemarikn lidah-mu,.. ” Page meminta
” Oh tidak, itu menjijikan, Oh Tuhan.. “
Untuk pertama kali sepanjang hidupnya, ia merasakan Organsme, perasaan itu membuatnya kian bergairah, namun ia tak perlu menunggu lama untuk mendapatkan kliamks selanjunya,..
” Ayolah sayang, ayo kemari sayang ” Page merayu.
” Ti-Tidak akan ” Aki menolak.
” Aw ayolah dasar murahan, berikan teman-mu itu yang dia minta, ayo julutkan lidah-mu. “
” Aku bukan Pelacur, tidak.. ” Aki mendapatkan sebuah Oragansme lagi, yang membuatnya lupa kalau ia sedang disekap oleh musuh besarnya,.. ia memalingkan wajahnya dan mencium Page.
Lord Deviant tertawa saat menyaksikan kedua gadis cantik itu saling berciuman dan mulai mengoyangkan pinggulnya menyetubuhi Page dengan segala yang ia punya,..
” MMMMMMMM! ” Aki mendesah dalam mulut Page
Page menarik bibirnya dan tersenyum..
” Kamu suka sayang ??”
” Lagi, lagi,…” Aki memohon
Ia menjerit saat ia mencapai klimaksnya lagi, terlebih lagi serbuan Organsme yang berulang-ulang mulai membuyarkan pikirannya,.. ia menjelurkan lidahnya keluar dan membiarkan Page melumat lidahnya
Deviant menekan penisnya masuk,…
Aki tersentak kebelakang, wajahnya menegadah keatas dan menjerit nikmat.
Page dan Deviant, tersenyum melihat reaksi Aki.
” Kupikir ia pasti begitu menikmati-nya.” Deviant tertawa
Jo, Tanya dan Maria duduk di ruangan Control sementara Voltron melayng di sebuah latar diatas mereka..
” Seperti apa yang terjadi pada Page.” Tanya mengambil kesimpulan.
” Ia menghilang begitu saja.”
” Ini sungguh aneh, kita belumpnah menghadapi pengecut seperti ini yang hanya berani bersembunyi menghadapi kita,.. yang ia lakukan hanya mengambil kita satu persatu,.. “
“Okay.” Maria berkata, ” Tapi ini akan sangat membuat segalanya lebih mudah bila kita tahu, siapa yang sedang kita hadapi,.. “
Deviant dan Page membelunggu tangan Aki, dan menariknya keluar ruangan
” Tunggu, jangan lagi, kumohon.”
Keduanya menjatuhkan tubuh Aki, dan melepas pakaian mereka, Aki masih terlalu lemah dari pemekosaan sebelumnya, ia hanya dapat bersender di sebuah tiang besi, sedtik kemudian pahanya kembali direnggang-kan, sebelum tubuhnya dibalikan oleh Deviant, dan menguncinya dalam posisi demikian, membuat bagian Anusnya berada diatas,..
” Apa yang akan kalian lakukan ? ” Aki bertanya dalam keputus asaan
Page menunduk dan memberikan Aki sebuah ciuman.
” Perlahan kamu pasti menyukainya, seperti aku dulu.” Page tersenyum sambil mulai memainkan payudara Aki, dan memberikan sebuah ciuman tepat di putingnya
” Page, kumohon jangan, tolong aku.”
Deviant meremas bokong Aki dan tertawa.
” Jangan terlalu berharap Ranger.” Deviant Berkata sambil mulai memainkan bokong Aki itu, meremas sambil sesekali menamparnya,
Aki tersadar dan tahu apa yang akan datang selanjutnya.
” Jangan, jangan jangan, kumohon jangan disitu !” Aki memohon-mohon
Namun perlahan ia dapat merasakan Deviant mulai membelah-nya, jemari Deviant mulai ditekan masuk dalam lubang anusnya, ia mulai menanis tersadar tak ada stu pun yang dapat menyelamat kan-nya, Page satu-satunya temannya disini, malah sedang asyik, memainkan dan menghisapi payudaranya seperi binatang yang lapar…
“AWWW” Aki menjerit saat 2 jari Deviant mulai ditekan-kan, Tolong jangan, kumohon ya Tuhan “
Page kembali mencium dan muli mengigit di perutnya, lidahnya menari-nari dan sesekali menyelusup di pusar-nya..
Aki menjerit saat 2 buah jemari lagi menusuk masuk dalam anusnya, ia menutup matanya merasakan jemari itu mulai keluar masuk, sementara Page mulai menjilati dan menghisap di vagina-nya…
” OH, OH, OH,” Aki mendesah, “Page, jangan kumohonn!”
Aki sedikit tenang saat jemari Devint meningalkan tubuhnya, namun hanya sesaat saat tersadar jemari itu digantikan dengan sesuatu yang jauh lebih besar dan keras, Penis Deviant sudah berada tepat di lubang Anusnya
Deviant mendorong penisnya yang begitu keras dan besar itu, menekan masuk dalam anus Aki, dan begitu menikmati bagaimana Anus Aki meremas penisnya di dalam sana..
” Ya Tuhan ” Aki menjerit saat penis itu terdorong masuk .
Aki menjerit dan mendesah saat penis Deviant yang begitu besar itu bergerak keluar masuk dalam anus-nya,. Tubuh gadis itu terlontar-lontar saat meremas penis Deviant terus memompanya dengan kuat dan cepat ditambah lagi Page yang terus menjilati vagina-nya memebuat Ia terlontar-lontar keenakan, merasakan kenikmatan yang belumpernah ia rasakan sebelumnya,.. tangan Deviant mulai bergerak dan meremasi payudara-nya seseklai menarik-narik putingnya…
” OH! UGH! MMM! ” Aki mendesah
Page membuka vagina aku dan memainkan lidah dan jemarinya di dalam sna, sementara Aki terus mengerang-ngerang nikmat,. Deviant terus memompa penisnya keluar masuk dalam anus Aki, Anuss Page meman luar biasa, namun Anus Aki begitu menjepit penis Deviant di dalam sana, ingin rasanya ia memompa Aki terus, mendengar jeritannya namun tanpa terasa ia memuntahkan spermanya,..
Aki dapat merasakan sperma yang masih begitu hangat itu meleleh dalam
anus-nya terlebih saat itu ia mencapai organsme yang terhebat sepanjang permainan mereka, ini seprti sebuah ledakan kembang api di kepalanya,.. dan ia ingin mendapatkan lebih lgi dri sebelumnya
” Ya Tuhan, Ya Tuhan, Ya Tuhan ” Hanya itu yang bisa terucap dari mulut
Deviant mencabut penisnya, dan berpindah kedepan Aki, Aki begitu berkeringat dan desahannya masih mengisi ruangan itu,.. Deviant menarik Ponytailnya dan menusukan penisnya di mulut gadis itu ” MMMMPH! “
Untuk pertama kalinya Aki merasakan rasa sebuah penis di mulut-nya dan tanpa harus diperintah lagi ia mulai menjilati dan menghisap batang penis itu, tanpa sedikit pun ras jijik, meski sama sekali tak beraturan
Page berdiri di samping Tuan-nya dan berkomentar,..
” Ia tak terlalu Bagus “
” Ia akan belajar, kau yang akan mengajarkannya “
” Baiklah Tuan.”
” Sekarang contohkan bagaimana Oral yang terbaik, budak-ku,.. “
Page berlutut dan mulai menjilati penis Tuan-nya mulai dari batang kemaluannya sampai ke buah zakarnya,…
2 minggu kemudian, Jo terlihat duduk di kursi dalam ruang tidur Aki, ia berusaha mencari jejak yang tertinggal, namun tak menemukan satu pun, ia menatap poster Star Trek di kamar Aki dan tercekat oleh apa yang tiba-tiba terlintas di pikirannya,..
Ini tak mungkin…
####
Deviant terbaring di atas ranjangnya, ia menikmati bagaimana Aki memberikan-nya Oral Seks kelas 1, sementara Page menciumi Deviant ke sekujur tubuhnya,.. Ia tak terlalu heran Aki bgitu mudah ditaklukan, ia melihat rasa takut saat pertama kali menatap mata Aki,..
Aki menggerakan lidahnya naik turun membalur penis majikannya,. Ia membuka mulutnya lebar-lebar dan mulai menelan penis itu dalam mulutnya,..
Page menggerakan lidahnya ke dada Aki, memolesny dengan lidahnya meremas kedua payudaranya itu dan mulai menarik-narik puting payudaranya itu..
Deviant menyaksikan kedua budaknya itu sedang asyik bergumul
” Budak-ku Page, kemarilah, berikn aku Dada-mu yang besar itu,..”
Page segera melupakan payudara Aki dan melompat kearah tuan-nya, ia berlutut mendekatkan payudara-nya ke mulut tuan-nya, sementara Tangan
Deviant mulai meremas-remas Payudara Page, sambil seseklai menjilati dan menghisapi payudara Page
” Sesuatu yang membuat tak terlihat ?? ” Voltron berfikir, ” Sesuatu yang sangat mustahil. “
” Tapi aku yakin, yakin sekali.” Jo berkata, ” Ada sebuah Kapal yang tak nyata di luar sana, dan aku yakin Page dan Aki disekap disana..”
” Tapi siapa yang menyekapnya ??” Tanya bertanya.
” Kita semua tahu siapa,…” Maria yakin dengan perkataanya.
” Lord Deviant.” Jo pun sependapat dengan pendapat temannya itu,.. ” Mereka berada ditangannya “
” Jika memang Deviant dibelakang semua ini.” Voltron said. ” Ia akan melakukan lebih dari sekedar menahan mereka “
” Apa lagi yang akan dilakukannya ?? ” Maria bertanya,namun ia takut mendengar jawaban-nya.
Page berlutut dihadapan Tuan-nya, mengenakan Corset berwarna Pink, dengan sepatu Boot panjang, Aki pun berluut di hadapan Deviant, dngan pakaian senada kecuali waran yang dipilihnya lebih bernuansa kuning terang,..
” Siapa yang harus kau layani budak ?? “
” Hanya Kau Tuan -ku.” Aki menunduk menjawab-nya.
” Page sudah memberitahu-mu tentang rantai kesetiaan ini kan ?? “
” Ya Tuan dan aku berharap dapat memakainya,.. “
Lord Deviant memberikan Aki sebuah Ranti dengan sebuah batu berwarna kuning di tengahnya, Page membantu Aki mengenakannya, dan keduanya kembali berlutut di hadapan tuannya
” Budak-ku, apakah kau mau membantu Tuan-mu ini untuk menangkap dan melatih teman-teman-mu itu ?? “
“Ya Tuan, aku akan mengabdi pada mu,.. Aku bersumpah “
” Kalian berdua akan melayani-ku.”
Kedua budaknya merambat naik., Page berhasil mendahului Aki, mendapatkan penis Majikannya itu, dan langsung menghisap penis itu, sementara Aki mengalah dan mulai menjilati buah zakarnya dengan lidahnya,..
” Budak Seks !! ” Tanya menjerit tak percaya, ” Tidak akan, aku tak akan pernah mau menjadi Budak-nya,..”
” Kau Yakin ?? ” Tanya Maria, ” Maksud-ku mungkin dia hanya akan memenjarakan kita,.. “
” Ya, tertangkap dan terpenjara daripada harus dipermalukan, dan diperkosa mahluk itu,..”
” Lalu apa yang akan kita lakukan ?? ” Tanya terdengar binggung
” Seperti yang kukatakan, dia mengambilnya saat kita berpencar,jadi selalu bersama, dengan Bracer selalu siap, sehingga kita bisa saling berhubungan dan siap melawan,.. , aku bertaruh ia akan mengembalikan Aki dan Page saat kita berhasil mengalahkannya,..”
” Tolong Ranger.” Voltron mengingatkan, ” Kita sama sekali belum yakin, siapa dia, dari apa yang kudapatkan, Lord Deviant harus kembali ke planet-nya,.Bahkan aku memperkirakan kita sedang menghadapi musuh baru sekarang,.. Jadi jangan terlalu mengkawatirkan tentang perbudakan “
Lord Deviant duduk tenang di ats kursi kekaisarannya, sementara kedua budaknya tampak sibuk berdebat tntang siapa yang pantas mereka tangkap selanjutnya, Deviant menarik Page, yang langsung mencium-nya, sesekali
Deviant memainkan payudara budaknya itu, sesekali Aki ikut melayani Tuannya, ia sedang begitu terobsesi dengan Oral Seks, dan berusaha menambah kemampuannya
” Master, Lalu siapa yang akan kita dapatkan selanjutnya ” Page bertanya sambil mencium Tuannya itu,..
” Sepertinya aku tertarik untuk 2 sekaligus,.. “
” OOO Tuan-ku, terdengar begitu menarik!”
by: Drake & Chad



© Karya Drake & Chad




Lord Deviant melihat dengan tak percaya, sebuah robot raksasa menghabisi monster kepiting ciptaannya. Menghilang dibalik ledakan yang dahsyat, Dia mengamuk dan meloncat keluar dari ruang controlnya..
” Aku tak percaya ini, mahluk berkaki dua itu bisa mengalahkan monster ku!!”
” Lord Deviant, jangan kwatir anda bukan yang pertama yang dikalahkan oleh mereka.”
” Aku tahu computer, Tapi ayahku tak akan mengizinkanku berkuasa bila aku tak dapat menaklukan planet kecil ini “
Deviant berbalik kea rah layar, dan menyaksikan ke lima orang Ranger berjalan meninggalkan arena pertempuran…”
“Apa aku harus mematikan Layar, Lord Deviant?”
“Tidak, tidak biarkan aku melihat mereka untuk yang terakhir kalinya”
Kelima Ranger itu melirik kearah sekeliling, memastikan tidak ada seorang pun disana, mereka memencet semacam tombol ditangan mereka, cahaya memancar dari tubuh mereka, dan seketika pakaian ranger mereka ikut menghilang
“Ya Tuhan, mereka wanita ! Mereka benar-benar cantik !! ” Deviant seolah tak percaya dengan apa yang dilihatnya, ” meraka benar-benar cantik dan Sexy “
Ranger dengan dada yang besar bernama Page, ranger Pinki, seorang gadis cantik dengan tubuh sintal dan berwajah demikian cantiknya, melebihi seorang supermodel,
Tanya, Ranger Hitam, peranakan Afrika-Amerika, dengan tubuh yang berisi, Ranger Kuning, bernama Aki, gadis Asia dengan kecantikan khas Asianya,
Ada lagi Maria, Ranger Biru, gadis Latin dengan kecantikan yang luar biasa dengan rambut hitam panjangnya, terlihat elegant, namun yang paling mencolok diantara mereka adalah Jo, Ranger Merah, tubuhnya luar biasa indah, belum lagi wajahnya yang benar-benar cantik, rambutnya pendek model Boob, Ranger Merah dan pemimpin para Ranger
” Wow, Ranger merah itu terlihat begitu menakjubkan, Cantik sekali andai dia membiarkan rambutnya tumbuh panjang,”
” Ya anda tahu ? Sayang, ini bukan planet kita. Andai saja…”
” Computer! itu dia! kau benar-benar pintar!! “
” Tuan, tapi apa maksud anda ?? “
” Di planet kita, kita bisa menculik mereka dan melatihnya sebagai budak Seks “
” Ya Tuan, hamba mengerti , itu dapat dilakukan di planet kita, tapi kita DISINI “
” Lalu ? Lihat, kita melihat mereka sebagai seorang petarung. Ya petarung yang tak lebih sepert budak di tempat kita, dan karena mereka sama dengan Budak kita bias memiliki mereka,.. “
” Tapi Tuan. Mereka berlima dan sangat kuat, apalagi bila mereka sampai menghilang, Volron pasti akan “
“Tidak bila Mereka berfikir kita sudah pergi, hanya tinggal menyalakan alat untuk menghilangkan keberadaan kita pada radar mereka, sementara itu kita dapat memperbudak mereka…”
“Tapi mereka masih berlima.”
“Pisahkan dan hancurkan, kita harus membuat mereka berfikir kita telah pergi, setelah itu kita lihat situasinya”
Jo berlari masuk kesebuah café, disana keempat temannya telah menunggu, wajah mereka tampak bertanya-tanya, melihat wajah Jo yang tampak kegirangan,..
” Berita bagus..Lord Deviant telah meninggalkan Orbit “
” Apa ??” Aki tak percaya…
” Kapan? Bagaiman mungkin?” Tanya asked.
“Voltron membajak pesan dari Ayah Deviant, dia meminta Deviant untuk pulang, dan kapalnya telah meninggalkan orbit”
” Itu bagus !” Kata Maria.
” Akhirnya.” Page melanjutkan, ” Sekarang aku bisa, fokus mengejar karier modelling-ku “
” Senang mendengar kamu sudah memiliki tujuan baru untuk hidupmu, ” Jo tersenyum
“Hey, Aku akan selalu bersama kalian, ayolah kawan, tidak selamanya kita akan menjadi Ranger kan?”
“Ya kamu benar Ranger pink.” Deviant tertawa, “Sekarang kita tinggal menunggu waktu yang tepat…”
” Ranger mana yang akan anda pilih pertama kali Tuan ?”"
” Aku selalu menyukai dada yang besar “
” Ranger Merah memiliki dada yang paling besar, kurasa “
” Tidak, tidak, sisakan yang terbaik untuk terakhir, belum lagi dia akan sulit untuk ditaklukan “
” Ah, kau akan memulainya dengan Ranger Pink itu Tuan??
” Ya kurasa Pink..??”
########
Page berjalan masuk kearah kampusnya, menuruni tangga menuju gym di bagian bawah kampus itu, langkah kakinya berhenti di depan pintu Loker perempuan yang menyatu dengan ruang agnti, dia memasuki pintu itu, sambil menaruh tas yang digendongnya kesebuah bangku,..
Dibukanya tas itu, mengambil pakaian latihannya dari dalam tasnya dan mulai berganti pakaian, perlahan dibukanya baju yang tadi dikenakannya, membuka sepatu yang digunakannya, sebelum dia mulai membuka Bra yang digunakannya, membebasakan payudaranya yang besar indah itu, putingnya berwarna merah muda, sedikit kecoklatan, berganti dengan pakaian Cherrleadernya, perlahan dia mengenakan seragam itu, setelah selesai, kembali dia mengenakan sepatunya, dan memasukan, jam tangan perubah wujudnya dalam tasnya,..
Page menatap cermin di ujung ruangan, menatap pantulan tubuh indhnya dari balik cermin,..Pakaian Cherleader yang begitu ketat, menampilkan keindahan tubuhnya secara sempurna, Payudara yang begitu indah, bokong berisi, perut yang rata dan kaki yang panjang, sempurna,..
Dia mengenakan pita yang telah disiapkannya tadi, sambil menata rambut pirangnya, sebelum kembali merapikan tatanan rambutnya, sambil tersenyum menatap wajah cantiknya yang terpantul di cermin..
” Kau terlihat cantik sekali ” Sapa Deviant
” Maaf aku pikir kau sudah keterlaluan.”
Page berbalik dan tak percaya dengan yang dilihatnya
“Lord Deviant! Kau Gila!”
“Oh Aku lebih dari sekedar itu, budak berdada besar!!”
” Kau panggil apa aku tadi ?? “
” Pelacur dengan dada besar, ” Jawab Deviant sambil mengeluarkan senjatanya, sebuah tongkat kecil
Page melempar tasnya, namun sebuah cahaya berwarna hijau menghantam tubuhnya, dia menjerit sebelum terjatuh kelantai tak sadarkan diri,..
Deviant berjongkok, memastikan Page telah tak sadarkan diri, sebelum dia mengangkat tubuh gadis itu, dan membelenggu tangan gadis itu dengansebuah rantai perak, dia merogoh tas Page, mengambil alat perubahnya sebelum menghilang bersama gadis itu,.

#####
Pake terbangun, menatap sekelilingnya yang begitu asing, dia tampak tak percaya saat dia melihat Bumi dari balik jendela, terlihat jauh sekali, Dia berusaha tenang, sebelum menyadari rantai yang membelenggu tangannya, sementara terdengar pintu yang terbuka…
” Lepaskan aku bajingan !! ” Page meraung saat Deviant membawanya ke ruang Control.
” Tuan , anda mendapatkannya , hebat sekali “
“Terima kasih, aku akan berada di kamar untuk beberapa jam , aku ingin tahu seberapa nikmatnya Ranger Pink!! Dan Jangan ganggu aku”
“Apa? Kau, Kau tak akan berani!’ Page membentak, “Sentuh aku, dan aku bersumpah untuk membunuhmu!!!”
“Tidak-tidak aku tak akan sekedar menyentuhmu, masih banyak yang akan kau lakukan” Deviant tertawa sambil membawa Page masuk ke kamarnya..
Page pun tersadar bahwa musuh besarnya ini akan memperkosanya dan mulai merengek.
” Tidak!! Page memohon
Deviant membawanya ke tempat tidurnya, dan melempar Gadis yang terus berteriak-teriak itu ke ranjangnya yang berukuran besar, dan mulai membuka Jubah yang dikenakannya
“Ya Tuhan Tidak!!!” Page menangis, dan berusaha melepaskan diri, namun dengan tangan terikat apa yang dapat dilakukannya, belum lagi tangannya terikat demikian kencang, sehingga tampaknya nyaris musthail untuk melepaskan diri, Page pun tercengang menatap Penis Deviant yang demikian besarnya…
” Jangan !! Tolong jangan , itu terlalu besar !! “
” Aku tahu, tapi kau akan belajar menyukainya “
Page tersadar, dia terkurung dalam sebuah pesawat antariksa di luar angkasa dan begitu jauh dari Bumi, dengan tangan yang terbelunggu, gadis pirang itu pun sadar, hanya tinggal menunggu waktu hingga Bajingan itu memperkosa dirinya, dan tahu bahwa tak ada satu pun yang dapat dilakukannya untuk mencegah hal itu terjadi,.
Page begitu ketakutan saat Deviant tiba-tiba melompat kerahnya, memeluknya dan menindih tubuhnya dari atas..
“AWW…MMMMPH!” Page menjerit, namun Deviant menghentikannya dengan memaksa mencium Page, Page tak berdaya untuk menghentikan ciuman itu,… ” MMMMMMPH “
Deviant menekan Lidahnya masuk, memaksa gadis itu membalas permainan lidahnya, dan mengunci gadis itu agar tetap menciumnya, sementara tangannya mulai menarik lepas pakaian gadis itu dan meremas salah satu payudaranya,..
Air mata Page mulai menetes, terpaksa dia harus menerima ciuman daqri musuh besarnya itu, sementara tangan bajingan itu makin brutal meremasi payudaranya, dia berusaha menghindari ciuman Deviant namun tak berdaya melepasakan diri dari keinginan penjahat itu,..
“MMMMPH!” Page mendesah.
Deviant begitu menyukai, rasa dari bibir gadis itu, demikian juga dengan payudaranya yang begitu besar, Kaki Deviant digunakannya untuk mengangkangkan kaki Page, dan sedikit menekan penisnya di bibir vagina gadis itu,..tubuh Page menggelinjang saat dia merasakan penis Page yang menekan dari balik celana dalam yang masih dikenakannya,..
Page dapat merasakan bagaimana penis itu mulai mengeras dan menekan tubuh gadis muda itu, Dia menjerit namun kembali tertahan oleh lidah Deviant yang kembali mendiumnya,..sementara tangan deviant masih meremas-remas sambil memilin puting payudaranya,..Payudaranya mulai memerah akibat perbuatan Deviant itu.
Deviant melepaskan gadis itu sambil tertawa.
“Kau cantik sekali!”
“Bajingan! Tunggu sampai yang lain datang !!”
“Hmmm, mungkin, tapi aku akan membuat kamu “Sampai” kebih dahulu, bagaimana dengan menghisap dadamu yang besar itu ?? “
Deviant merobek pakaian cheerleader yang dikenakan Page sebelum membenamkan wajahnya ke payudara Page yang besar itu
“AWWW! jangan! AWWW!” Page menjerit, saat dia dapat merasakan lidah Deviant yang besar itu memoles seluruh permukaan payudaranya,..
Deviant menggerakan lidahnya, menghisap payudara itu, sementara tangannya pun ikut meremas-remas payudara itu, tubuh Page bergetar-getar merasakan sensasi nikmat itu,..
” Ahhhh ” Page meraung, saat dia merasakan lidah Deviant bergerak demikian cepatnya menstimulasi dirinya, Lidahnya menyelusur dengan cepat seperti ****** yang sedang menjilati tulangnya,..
“MMMM” Deviant tengah menjilati payudara Page , MMM!”
Deviant Mencaplok satu payudara Page, menjilatinya, menghisapainya, sambil meremas-remasnya, tangannya memainkan putting kanan page, sementara dia menyusu diputing kirinya,..
“AWWWWWW!” Page menjerit saat Deviant mengigit dan menghisapi dada-nya
Wajahnya beregrak kesana-kemari, diserang oleh Alien yang sudah demikian bernafsunya, menyedot di payudaranya, menghisapnya, sambil memainkan putingnya dengan lidahnya
Deviant menjilatnya, menghisapnya menikmatinya diseluruh bagian tubuhnya, sebelum tangannya mulai turun menurunkan Celana dalam pink Page,.
“Jangan, jangann ” Page memohon saat dia merasakan celana dalamnya mulai turun dari tempatnya berganti dengan jemari Deviant yang menempel di bibir vaginanya,..
Deviant melepas celana dalam itu, matanya menatap vagina Page yang ditumbuhi bulu-bulu halus berwarna pirang, Vagina terbaik yang pernah dilihatnya, terlihat begitu rapat dan kencang
” Aku bertaruh ini pasti semanis madu !! “
Page menjerit saat tangn Deviant mulai menelisir bibir vaginanya, bermain dengan clitorisnya sampai membuat tubuhnya mengelinjang tanpa disadarinya, sementara tangan Deviant terus menstimulasinya, tangan Deviant menarik betis Page agar mengangkang lebih lebar, dan mengganti tanganngan dengan lidahnya,..
“AWWW! OH , jangan hentikan,.. ” Page menjerit saat dia merasakan lidah tebal Deviant memoles vaginanya, menyelusup kedalam vaginanya, sambil menghisapi clitorisnya, tubuhnya mengejang menikmati sensasi ini,..
Alien itu menghisapi clitorisnya sambil menjilati permukaan vagina itu, tubuh Page bergetar, mulutnya mendesah keenakan, namun desahan itu hanya membuat penis Deviant makin mengeras,..T
Page mendesah tak karuan saat dia merasakan lidah Deviant menyapu vagina-nya, sesekali Deviant dengan mahir menghisapi vaginanya, memberikan kenikmatan yang tak diharapkan, seluruh tubuhnya mulai bergairah, tanpa terasa vaginanya mulai mengeluarkan cairan”
“Ah, ah, ah, ah.” Page mendesah ” Ya ampun, oh Tidaaak !! “
Page menatap penis Deviat yang telah menegang itu, dia terbelalak tak percaya melihat ukuran penis itu, dan membayangkan betapa sakitnya bila penis itu sampai menyetubuhinya,..
Deviant tersenyum saat dia menyadari gadis cantik ini barus aja mencapai klimaks,..
“Hey, hey seseorang mulai menyukainya!”
“Tidak, bajingan kau..hentikan!” Page memohon sementara dia terus berjuang mengalhakan nafsu birahi yang makin menguasai dirinya..Sementara vaginanya makin terasa hangat.
Deviant menurunkan betis Page, mencengkram pinggulnya dan langsung menyentakkan penisnya dalam vagina Page.
Pink Ranger mulai kesakitan, sementara kepala penis Deviant makin menekan masuk di mulut vaginanya, Page berusaha keras untuk melepaskan diri, namun Devian mencengkramnya kuat,…
” Tunggu, aku mohon, aku masih perawan “
” Aku Tahu, dan itu akan membuat ini sempurna ” Ia tertawa ” Lihat sisi baiknya, penisku akan menjadi satu-satunya yang akan kau rasakan “
” Apa ?? “
” Ya, Apa kau pikir aku akan menikmatimu sekali, laul membiarkanmu pergi ?? “
” Tidak !! “
” Ya, itu benar Rangers Pada saatnya, aku akan menjadikanmu Budak seks pribadiku “
“Tidakkk!” Page menjerit sejadinya, sementara penis Deviant menancap masuk dalam vaginanya, matanya terbelalak menahan sakit sementara penis super itu makin terbenam dalam, merobek selaput keperawananya.
“YA! kau sekarang milikku,, pelacur !!!” Deviant menyentak sambil menyodok-kan penisnya dalam
“AH! AH! YA TUHAN !! YA TUHAN !! ” Page menjerit lagi dan lagi
Deviant mulai menggoyangkan penisnya maju mundur, keluar masuk dalam vagina page, membelah vagina perawannya dengan kecepatan yang luar biasa,.
“AWWWWW!” Page menjerit-jerit, menikmati bagaimana penis yang demikian besarnya itu menyetubuhinya, perlahan rasa sakit itu memudar, berganti kenikmatan yang sebenarnya tak diinginkannya.
Deviant mendekap tubuhnya page yang begitu indah itu, sambil meremas-remas payudaranya
Ini bukanlah kenikmatan yang dapat dinikmati oleh gadis muda ini, semuanya terasa lebih, penis yang begitu besar menyetubuhi tubuhnya yang abru saja kehilangan keperawananya, menghantamnya dengan deburan-deburan kenikmatan yang demikian hebatnya, tubunya menggelinjang, setiap kali penis besar itu keluar masuk dalam tubuhnya, perlahan dia makin dekat dengan Organsmenya, sementara tangan dan mulut Deviant terus menstimulasi Dada-nya..
“OH, OH, OH NO! AHHH! MMMMM! TTOLONG JANGGANN! Gadis pirang itu pun mulai kehilangan control dirinya…
“Ayolah cantik, berorgansme lah, ayo, aku ingin mendengar kau menjerit nikmat!!”
“Tidak akan…AWWWWWWW!” Page menjerit sejadinya saat sebuah organsme dahsyat menerpa dirinya…
Page belum pernah merasakan perasaan semacam ini sebelumnya, seluruh tubuhnya serasa terbakar, nikmat yang belum pernah dirasakan sebelumnya, tanpa sadar dia mulai menggerakan tubuhnya mencari kenikmatan mulai mencari penis Deviant, sedikitpun dia tak menyesalinya…
“OH Tuhan!” Page Mendesah.
Page menjerit dan mendesah seluruh tubuhnya menikmati setiap organsme yang menghantamnya, lagi dan lagi, bagaikan sebuah ledakan dalam kepalanya, sementara vaginanya tak berhenti mengeluarkan cairan organsme,..Memberikan kenikmatan tak terkira pada dirinya..
“Ahhhhhh!”
Deviant menangkap wajah Page, mendorong mulutnya pada bibir gadis itu, menciumnya, sambil mendekapnya kuat,..
Page kehilangan seluruh kontrol tubuhnya, dan mulai membalas ciuman Deviant, dia tak sadar melakukannya
Tubuh keduanya saling berpelukan dan mulai menjatuhkan tubuh mereka keatas ranjang, sebelum akhirnya Deviant melepas kekapannya pada tubuh gadis itu..
Page mulai tenang dan tersadar kembali, air matanya mulai menetes.
Deviant menoleh, menatap Ranger yang telah dikalahkannya itu, melihatnya menangis, sementara tangannya mulai kembali menempel di payudara gadis itu, meremasnya dan memilin putingnya..
“Bajingan!!.” Page menangis. “Aku tak akan pernah menjadi budakmu,”
“Hey, aku baru saja mulai pelacur, masih ada dua lubang lagi kan??”
Page bahkan sudah menyerah saat Deviant bermain dengan payudaranya, dia tahu bila dia melawan hanya akan membuat dia mengerjainya lebih brutal lagi…
#####
Sementara di Bumi, Jo dan Ranger lainnya tampak resah di markas mereka
“Baik, kita langsung saja, Apa Page masih ada di bumi??”
“Aku sudah mencari di seluruh tempat, namun dia tak dapat ditemukan,” Jawab Votron, Kepala aneh yang melayang dalam sebuah tabung..
“Di Luar angkasa?” Aki bertanya.
“Ya, sama sekali tidak ada tanda apapun, aku sudah berusaha mencarinya”
“Dan bisa seseorang menghilang begitu saja.” Kata Tanya.
“Jadi, dimana dia?” Maria tampak binggung dan cemas.
“Aku pikir, kita harus mencari siapa yang ada dibelakang ini, maka akan membuat ini lebih mudah untuk mencarinya” ide
“Tampaknya mustahil Deviant di belakang semua ini.” Aki berpendapat.
“Kalau bukan dia, siapa? Tapi untuk apa juga dia menginginkanya??” Tanya tampak setuju dengan ide Aki
####
Page tersadar dengan belenggu ditubuhnya, dia tersadar dalam keadaan telanjang bulat, tergantung di udara, kakinya terbelenggu oleh tali, satu kearah kanan, satu lagi kearah sebaliknya hingga membuatnya mengangkang, seluruh tubuhnya terbelenggu termasuk dadanya, terbelenggu kuat hingga tak mungkin baginya untuk melepaskan diri,.Dia tergantung diatas ranjang Deviant, yang terburuk adalah penis Deviant tepat berada dihadapannya, begitu besar dan menegang,..Deviant tersenyum menatap tangkapannya itu,.
” Aku bisa menunggu-mu seharian, tapi kau tak akan bisa pergi sebelum kau mau mengoral penisku ini ” Deviant Tersenyum
” Tidak akan pernah ” Page tersedu, namun gadis pirang itu mulai melemah setelah tergantung seperti itu selama beberapa jam. dia dapat merasakan lelah..
Deviant mulai mengerakan jemarinya membelai hangat rambut pirang Page.
Page menutup matanya, berusaha menahan rasa jijik, sesaat kemudian page kembali membuka matanya, menatap penis yang mengacung keras dihadapannya, dia tahu dia tak punya pilihan, tangannya pun mulai menyentuh penis Deviant.
Deviant menatapnya, menatap penisnya yang berada dalam gengaman gadis cantik itu, Deviant menahan nafas, saat dia merasakan tangan page yang begitu halus mulai mengocok penisnya, dia tersenyum penuh kemenangan saat lidah Page mulai menyelusur batang penisnya yang begitu besar itu,..
Page mulai mengerakan lidahnya di penis Deviant, menyelusur batang penis itu, sambil menjilati kepala penisnya yang begitu besar,..
” Masuk-kan, dan hisap, Ranger pelacur ” Deviant membentak
Page menutup matanya, perlahan dia mulai memasukan penis itu dalam mulutnya, tak jadi, ada sedikit perasaan jijik, namun Deviat kembali mengancamnya, dia menutup matanya lagi perlahan memasukan penis itu dalam mulutnya, menahan berjuta rasa jijik yang ada,..
” MMMMMM!” Deviant mendesah saat penisnya mulai masuk dalam mulut Page…
” Oh, pelacur kecil, kamu memang berbakat.. Pada saatnya kau akan menjadi pelacur kelas atas !! “
Page menangis saat dia melanjutkan blowjob-nya, Ranger cantik itu memompa penis itu keluar masuk mulutnya..
” Gulp! Slurp! Slurp! Gulp! “
” Ya, ya itu dia, kau tahu apa yang harus kau lakukan ” Deviant tertawa
gadis itu dapat merasakan bagaimana penis dalam mulutnya mulai berdenyut-denyut, hingga mulai bertambah besar, dia dapat merasakan itu, sementara Deviant terus mendesah nikmat, Page menutup matanya menunggu Deviant mencapai klimaks-nya
“AWWWWWWWWW! MPH!” Deviant mendesah saat penis-nya menembakkan amunisinya dalam mulut Page, begitu banyak hingga sebagian meluncur langsung ke tenggorokan gadis itu, hingga membuatnya terpaksa menelannya..
Penis Deviant memuntahkan sperma yang demikian banyaknya, Page berusaha menelan sperma itu agar tidak tersedak, terasa bagaimana sperma itu meluncur turun dalam kerongkongannya, selesai ?? Deviant langsug menyodokan penisnya, dia ingin Page membersihkan penisnya dengan lidahnya, lidah Page menyelusur penis itu hingga ke buah zakarnya, menjilatinya,…
” Bersihkan penisku dan bola pelirnya, pelacur “
Page tersedu saat dia kembali terpaksa membersihkan penis itu dan mulai menjilati buah zakarnya…
“Ah, ah, ah.” Gadis pirang itu, bersungut terpaksa memberikan Buah pelir Deviant jilatan demi jilatan untuk membersihkannya
Setelah Page selesai membersihkan buah pelir, dia menatap deviant dengan air mata yang mengembang dimatanya.
” Tolong turunkan aku. ” Page memohon
” Tolong turunkan aku, TUAN” Deviant berkata
” To-tolong turunkan aku…Tu-Tuan ” Berat sekali Page mengatakannya
” Ya, aku juga tidak bisa menikmati anusmu bila kau terus bergantung seperti ini “
” Jangan!!!” Page memohon, “A-A-Aku akan mengoralmu, atau kau boleh,..”
Deviant menutup mulut Page dengan tangannya..
” Tuan-mu ingin anus-mu “
Deviant melangkah mendekat. Page tak dapat melakukan apapun selain menerima penis Deviant yang ditekankan masuka dalam mulutnya,..
” Pertama, kau harus membuat penisku kembali mengeras” Deviant menyentak sambil perlahan mengarahkan penisnya keluar masuk mulut Page.
Page tak memiliki pilihan lagi, dan mulai mengoral penis raksasa itu, dia tersedak saat penis itu mulai membesar dalam mulutnya, perlahan dia berusah mengeluarkan penis itu dari mulutnya, Deviant tampak puas,..
Page tersentak kesakitan saat Deviant tiba-tiba menyodok-kan penisnya dalam vaginanya..Kembali menjerit saat penis itu keluar dari Vaginanya, Page berusaha meloloskan diri namun tak berhasil, sementara Page kembali menjerit saat penis itu kembali tertancap dalam vagina-nya..
” Ayolah kita harus membuat ini sedikit licin kan? “Deviant tertawa
” Sekarang tinggal kita menyiapkan anusmu “
Deviant mulai menekankan jemarinya keanus Page..
Page menjerit saat dia merasakan telunjuk Deviant mulai merambahai anusnya, Dia mendesah dan mengerang kesakitan sementara jemari itu mulai masuk lebih dalam..
” MMMMPH!” Page mendesah saat jemari itu mulai melonggarkan anusnya.
” Oh kalau kau menyukai ini , pasti kau akan menyukai penisku hehehe.” Deviant tertawa, ” Ayo kita lihat.”
Gadis cantik itu sedikit lega, saat jemari Deviant melepaskan tubuhnya, sesaat dia merasa semua sudah selesai, namun dia terlalu cepat merasa puas, matanya terbelalak saat penis Deviant yang luar biasa besar itu mendesak amsuk pada anusnya, Page berusaha menlepaskan diri dari cengkraman Deviant, namun dia tak berdaya, sementara penis itu terus mendesak masuk..
Deviant mencengkram bokong Page, perlahan dia mulai memompakan penisnya dalam anus Page yang luar biasa sempit..
“Oh! Oh! Anus-mu serasa meremas penisku, tapi terasa enak, enak sekali..”
Page melolong saat penis itu masuk lebih dlam, lebih dalam lagi dalam anusnya..Air mata mengalir membasahi wajahnya, bercampur dengan keringat yang begitu banyak membanjiri wajah dan tubuhnya..Gadis pirang ini pun hanya dapat membenamkan wajahnya lebih dalam, sebelum kembali berteriak menahan sakit..
Akhirnya Deviant berhasil memasukan seluruh penisnya dalam Anus Page, dan dia tampak menikmati jepitan anus Page, menikmatinya sesaat sebelum kembali memompa-nya
Page bertahan namun tak dapat menghentikan rasa sakit itu, dia kembali menjerit kesakitan, tubuhnya bergerak-gerak berusah amengurangi rasa sakit, namun dia tetap tak bisa melepaskan diri dari Deviant.
“UGH! UGH! UGH! UGH! MMMMMMMMMPH!” Page mendesah kenikmatan, kala sebuah orgasme yang tak terduga menerpa dirinya…
Page tidak dapat percaya penis dalam anusnya dapat membuatnya mencapai puncak kenikmatan..Tubuhnya terasa panas sementara kerinat mulai mengalir membasahi tubuh mulusnya..Menambah penghinaan dalam dirinya sementara cairan vaginanya mengalir turun di sela vaginanya yang terasa terbakar..
Deviant terus menghujamkan penisnya keluar masuk dalam anus Page, dengan kemampuannya yang benar-benar sempurna menyetubuhi tubuh gadis yang baru saja kehilangan keperawananya, Dia tertawa, melihat bagaimana Page terus menggelinjang, menjerit hebat setiap kali badai Organsme menghantam tubuh gadis cantik itu,.
Page mendapatkan Organsme yang benar-benar dahsyat, sementara seluruh tubuhnya seolah terhantam oleh Kenikmatan yang benar-benar dahsyat hingga membuatnya menjerit panjang, kembali dia menghujamkan tubuhnya menikmat penis Deviant, berusaha mencapai Orgnasme lagi dan lagi,.
Mulutnya terus menceracau,..” Oh, come on, Fuck mee, Ini benar-benar enak.. “
Lord Deviant tahu, sebentar lagi, Ranger ini akan menyerah dan memberikan tubuh dan jiwanya
Sejam kemudian Page dan Lord Deviant duduk berdua diatas tahta Deviant, tangan Page masih terikat sementar mulutnya tak berhenti mengoyangakan pinggulnya menikmati penis Deviant yang menancap di vaginanya, semnetara Deviant pun menyusu pada dada
“Ya, ya Hmmm Enak sekali Ranger, ayo puaskan aku,” Deviant berkomentar diantara hisapannya, ” Ayo mainkan aku seperti pelacur melayani tuannya”
Page tak sanggup mendesah saat dia membuat dirinya sendiri mencapai organsme, sementara dia pun masih terus berusaha memberikan yang terbaik pada tuannya.
” Jangan kawatir Ranger kecil-ku, ini baru awal dari segalanya “
#####
” 1 bulan ??! ” Jo geram , ” Satu bulan penuh dan sama sekali tidak ada sedikitpun tanda keberadaan Page, aku tidak bisa percaya ini, kita ini Rangers. Kita punya teknologi terbaik di semesta ini”
” Ini sedikit menakutkan.” Aki berkata, berusaha menutupi ketakutannya dari Ranger-ranger lainnya…
” Aku pikir ada sesuatu dibalik ini semua”Tanya berkata, “Maksudku ada apa ini?”
” Kasihan Page, semoga dia baik-baik saja”
” Kita hanya bisa berharap, semoga tidak terjadi apa-apa dengan Page.” Jo menengahi.
#####
Page mengenakan Korset pink, dengan tali-tali yang mengencangkan dadanya, menekan payudarnya sehingga membuat dadanya terlihat makin besar, dipadu dengan Sepatu High Heel, rambut pirangnya memberikan kesan sensual, Devian pun menatap nakal pada budaknya ini..
Deviant berdiri dengan penuh kesombongan, menatap rendah sambil tersenyum.
” Siapa yang harus kau layani budak?? “
” Anda Tuanku “
” Apa yang bisa kau lakukan untuk Tuanmu ini ?? “
” Segalanya, perintahkan aku apapun dan aku akan menurutinya “
” Dapatkah kau membantuku menangkap Ranger-ranger lainnya?? “
” Tentu saja Tuan, aku akan melayani, aku akan menuruti perintahmu aku janji “
” Bagus sekali “
Lord Deviant mengeluarkan sebuah ikat leher emas dengan batu pink sebagai pemanis.
” Ini adalah ikat kepatuhan, sebagai lambang budak yang setia, tidak dapat dipaksakan kecuali budak itu mau menerimanya..”
” Oh Tuan ini bagus sekali, dan tampak serasi dengan pakaianku..!”
” Menggunakan ini berarti kau akan menerima takdir hidupmu, sebagai budakku , melayaniku setiap harinya, selamanya!! “
” Ya Tuan, aku mau!! aku mau !! “
” Tubuhmu akan menjadi milik-ku, segalanya seperti apa yang aku inginkan.”
Page mengigit bibirnya kecil, melihat penis yang berereksi dengan ukuran luar biasa hanya beberapa inci dari wajahnya dengan pandangan penuh nafsu
” Tubuhku adalah milikmu Tuan !! Lakukan apapun yang kamu inginkan , Aku akan menjadi budakmu dan melayani dengan tubuh , jiwa dan segenap hatiku !! “
Page merapikan rambutnya kebelakang, sebelum mulai maju, dan merendahkan wajahnya..
” Aku milikmu ” Page memohon.
Lord Deviant menaruh ikat leher tanda budak di leher gadis cantik itu. Dia melihat Page yang mulai memasang kalung budak itu dilehernya, sebelum mata gadis itu mulai menatap penis Deviant dengan tatapan yang penuh
” Kau akan melayani aku sekarang ??.”
Page mengangguk dan langsung menggapai penis Deviant, menghisapnya..
Lord Deviant mendesah kenikmatan , Seorang Ranger yang angkuh dan begitu perkasa menunduk, menghisap penisnya dengan bibirnya yang mungil dan hangat.
####
Lord Deviant duduk dengan gagahnya di singasananya, menatap monitor dihadapannya. Tangan yang satunya merangkul Page yang duduk disebelahnya, menciumi Deviant dan melayani Tuannya yang sedang asyik memainkan payudaranya, meremas sambil sesekali memilin putingnya..
” Selamat Tuan,. Kini dia benar-benar budak anda “
” Ya itu aku ” Page menyela diantara ciumannya, yang turun menyelusuri dada deviant, sebelum berhenti di dadanya dan menghisapi puting tuannya.
Lord Deviant memonitor ke empat Ranger yang tersisa. Sesekali dia mendesah menikmati Page yang sedang asyik menghisap penisnya, Deviant menurunkan tangannya, dan menjelajahi vagina Page..
” Jadi siapa selanjutnya ?? “
” Bagaimana dengan gadis Asia ?? “
Dan monitor di ruang kendali Deviant pun menampilkan Aki , sang Ranger Kuning
By: Drake



© Karya Drake