Showing posts with label Kumpulan Cerita Panas. Show all posts
Showing posts with label Kumpulan Cerita Panas. Show all posts

cerita panas 17 tahun.jpg
Cerita 17Tahun kali ini ingin melanjutkan kisah cerita 17 Tahun pada postingan sebelumnya. Cerita panas 17 Tahun ini menceritakan pengalaman Sex aku dengan ABG 17 tahun yang memiliki Tokek super Gede. Cerita 17 Tahun kali ini kami rangkum dalam beberapa kategori seperti cerita panas tante girang, cerita ngentot ABG 17 Tahun. Ayok kita sama2 nikmati lanjutan ceritanya hib..

*****

Setelah berjalan-jalan di Puncak menikmati pemandangan, kami pun cek in di sebuah motel di sana.

“Lu kan yang traktir Wan.. Lu pilih yang mana? bisik Andi saat kami sedang mengurus cek-in. Memang sebelumnya aku yang janji akan traktir, karena aku baru saja menerima pembayaran dari salah satu proyekku.
“Novi jawabku pendek.
“Hehe.. Lu nafsu liat bodynya ya? bisik Andi lagi sambil tertawa kecil. Setelah itu, kamipun segera cek-in. Kugandeng tangan Novi, sedangkan Andi tampak merangkul bahu Lisa menuju kamar.

Setelah kukunci pintu kamar, tak sabar langsung kudekap tubuh Novi. Langsung kucium bibirnya dengan penuh gairah. Tanganku dengan gemas meremas gundukan payudaranya. Setelah puas menciumi bibirnya, kuciumi lehernya, dan kemudian segera kubuka kancing baju seragamnya.

“Iih Mas.. Udah nggak sabar pengin nyusu ya? godanya.

Tak kuhiraukan perkataannya, langsung kuangkat cup BH-nya yang tampak kekecilan untuk menampung payudaranya yang besar itu. Langsung kuhisap dengan gemas daging kenyal milik Novi, gadis SMA cantik ini.

“Ahh.. Ahh erangnya ketika puting payudaranya yang telah mengeras kujilati dan kuhisap. Tangan Novi mengangkat payudaranya, sambil tangannya yang lain menekan kepalaku ke dadanya.
“Enak Mas.. Ahh erangnya lebih lanjut saat mulutku dengan ganas menikmati payudara yang sangat menggoda nafsu birahiku.
“Jilati putingnya Mas.. pintanya. Erangannya semakin menjadi dan tangannya menjambak rambutku ketika kuturuti permintaannya dengan senang hati.

Puas menikmati payudara gadis belia ini, kembali kuciumi wajahnya yang cantik. Lalu kutekan bahunya, dan diapun mengerti apa yang aku mau. Dengan berjongkok di depanku, dibukanya restleting celanaku. Tak sabar, kubantu dia membuka seluruh pakaianku.

“Ih.. Mas, gede banget.. desahnya lirih ketika penisku mengacung tegak di depan wajahnya yang cantik. Dielusnya perlahan batang kemaluanku itu.
“Memang kamu belum pernah liat yang besar begini?
“Belum Mas.. Punya cowok Novi nggak sebesar ini. jawabnya. Tampak matanya menatap gemas ke arah kemaluanku.
“Arghh.. Enak Nov.. erangku ketika Novi mulai mengulum kepala penisku.

Dijilatinya lubang kencingku, dan kemudian dikulumnya penisku dengan bernafsu. Sementara itu tangannya yang halus mengocok batang penisku. Sesekali diremasnya perlahan buah zakarku. Rasa nikmat yang tiada tara menghinggapi tubuhku, ketika gadis cantik ini memompa penisku dengan mulutnya. Kulihat kepalanya maju mundur menghisapi batang kejantananku. Kuusap-usap rambutnya dengan gemas. Karena capai berdiri, akupun pindah duduk di kursi. Novi kemudian berjongkok di depanku.

“Novi isap lagi ya Mas.. Novi belum puas.. katanya lirih.

Kembali mulut gadis belia ini menghisapi penisku. Sambil mengelus-elus rambutnya, kuperhatikan kemaluanku menyesaki mulutnya yang mungil. Ruangan segera dipenuhi oleh eranganku, juga gumaman nikmat Novi saat menghisapi kejantananku. Saat kepalanya maju mundur, payudaranya pun bergoyang-goyang menggoda. Kuremas dengan gemas bongkahan daging kenyal itu.

“Nov.., jepit pakai susumu Nov.. pintaku.

Novi langsung meletakkan penisku di belahan payudaranya, dan kemudian kupompa penisku. Sementara itu tangan Novi menjepitkan payudaranya yang besar, sehingga gesekan daging payudaranya memberikan rasa nikmat luar biasa pada penisku.

“Yes.. Yes.. akupun tak kuasa menahan rasa nikmatku. Setelah beberapa lama, kusodorkan kembali penisku ke mulutnya, yang disambutnya dengan penuh nafsu.

Setelah puas menikmati mulut dan payudara gadis SMA ini, kuminta dia untuk bangkit berdiri. Kuciumi lagi bibirnya dan kuremas-remas rambutnya dengan gemas. Tanganku melepas restleting rok seragam abu-abunya, kemudian kuusap-usap vaginanya yang mulai mengeluarkan cairan membasahi celana dalamnya. Kusibak sedikit celana dalam itu dan kuusap-usap bibir vagina dan klitorisnya. Tubuh Novi menggelinjang di dalam dekapanku. Erangannya semakin menjadi.

Aku sudah ingin menyetubuhi gadis muda ini. Kubalikkan badannya dan kuminta dia menungging bertumpu di meja rias. Kubuka celana dalamnya sehingga dia hanya tinggal mengenakan baju seragamnya yang kancingnya telah terbuka.

“Ahh.. jeritnya panjang ketika penisku mulai menerobos vaginanya yang sempit.
“Gila.. Memekmu enak banget Nov.. kataku ketika merasakan jepitan dinding vagina Novi.

Langsung kupompa penisku di dalam vagina gadis cantik itu. Sementara itu, tanganku memegang pinggulnya, terkadang meremas pantatnya yang membulat. Novi pun menjerit-jerit nikmat saat tubuh belianya kusetubuhi dengan gaya doggy-style. Kulihat di kaca meja rias, wajah Novi tampak begitu merangsang. Wajah cantik gadis belia yang sedang menikmati persetubuhan. Payudaranya pun tampak bergoyang-goyang menggemaskan di balik baju seragamnya yang terbuka.

Bosan dengan posisi ini, aku kembali duduk di kursi. Novi lalu duduk membelakangiku dan mengarahkan penisku ke dalam vaginanya. Kusibakkan rambutnya yang panjang indah itu dan kuciumi lehernya yang putih mulus. Sementara itu tubuh Novi bergerak naik turun menikmati kejantananku. Tanganku tak ketinggalan sibuk meremas payudaranya.

“Ahh.. Ahh.. Ahh.. erang Novi seirama dengan goyangan badannya di atas tubuhku. Terkadang erangan itu terhenti saat kusodorkan jemariku untuk dihisapnya.

Beberapa saat kemudian, kuhentikan goyangan badannya dan kucondongkan tubuhnya agak ke belakang, sehingga aku dapat menghisapi payudaranya. Memang enak sekali menikmati payudara kenyal gadis cantik ini. Dengan gemas kulahap bukit kembarnya dan sesekali kujilati puting payudara yang berwarna merah muda. Erangan Novi semakin keras terdengar, membuat aku menjadi semakin bergairah. Setelah selesai aku menikmati payudara ranumnya, kembali tubuh belia Novi mencari pelepasan gairah mudanya dengan memompa penisku naik turun dengan liar. Tak kusangka seorang gadis SMA dapat begini binal dalam bermain seks.

Cukup lama aku menikmati persetubuhan dengan gadis cantik ini di atas kursi. Lalu kuminta dia berdiri, dan kembali kami berciuman. Kubuka baju seragam sekolah berikut BH-nya sehingga sekarang kami berdua telah telanjang bulat. Kembali dengan gemas kuremas dan kuhisap payudara gadis 17 tahunan itu. Aku ingin segera menuntaskan permainan ini. Lalu kutuntun dia untuk merebahkan diri di atas ranjang. Aku pun kemudian mengarahkan penisku kembali ke dalam vaginanya.

“Ahh.. erang Novi kembali ketika penisku kembali menyesaki liang kewanitaannya.

Langsung kupompa dengan ganas tubuh anak sekolah ini. Erangan nikmat kami berdua memenuhi ruangan itu, ditambah dengan bunyi derit ranjang menambah panas suasana. Kulihat Novi yang cantik menggelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri menahan nikmat. Tangannya meremas-remas sprei ranjang.

“Mas.. Novi hampir sampai Mas.. Terus.. Ahh.. Ahh jeritnya sambil tubuhnya mengejang dalam dekapanku.

Tampak dia telah mencapai orgasmenya. Kuhentikan pompaanku, dan tubuhnya pun kemudian lunglai di atas ranjang. Kuperhatikan butir keringat mengalir di wajahnya nan ayu. Payudaranya naik turun seirama dengan helaan nafasnya. Payudara belia yang indah, besar, kenyal, dan padat. Mulutku pun dengan gemas kembali menikmati payudara itu dengan bernafsu.

Setelah itu, kucabut penisku dan kembali kujepitkan di payudaranya. Kali ini aku yang menjepitkan daging payudaranya pada penisku. Novi masih tampak terkulai lemas. Lalu kupompa kembali penisku dalam belahan payudara gadis ini. Jepitan daging kenyal itu membuatku tak dapat bertahan begitu lama. Tak lama aku pun menyemburkan spermaku di atas payudara gadis SMA yang seksi ini. Bersmbung gan..

Cerita Dewasa Terbaru
Cerita Dewasa Terbaru adalah lanjutan dari cerita panas tante girang dan koleksi cerita panas tante girang yang sudah ada pada postingan sebelum ini.atau cerita dewasa terbaru lainnya seperti dibawah ini

Gairah dalam gedung bioskop
Menikmati belahan memek perawan
Janda muda yang agresif
Aku dan sepupu istriku yang cantik

Oke deh langsung saja ke cerita dewasa terbaru berikut ini
Suatu hari ketika Putra pulang dari kampus, terdengar suara musik yang cukup keras, kamarnyapun dikunci rapat, praktis itu membuatnya curiga. tidak lama kemudian, dibukalah pintu kamar kost yang ditempati oleh Kamil. dan benar saja, didalamnya ada Anggi yang masih terlihat kelelahan namun sudah menggunakan pakaian seragam khas mahasiswa kebidanan. Putra yang daritadi mengintip dari balik jendela pura-pura keluar melewati kamar kost Kamil
“eh Putra, udah pulang kuliahnya?”
“udah bang, oia itu siapa bang?” sambil menunjuk ke arah Anggi
“oh, ini pacar bang Kamil”
“hei, Putra penghuni baru yah?” Anggi menyapa Putra dengan nada yang panik
“iya mbak, saya baru disini. salam kenal”
Putra tertarik melihat Anggi yang cantik, putih, mulus dan montok tentunya. ukuran BHnya mungkin 34C
“Tra, tadi kamu tau kita lagi ngapain disini? jadi kamu tenang aja, kamu juga boleh kok bawa cewek kesini. gak akan abang gangguin, oke!”
“sipp bang Kamil. kalo gitu Putra mau mandi dulu, abang sama mbak Anggi lanjutin aja ‘main’ nya. kayaknya bakal ada ronde ke-2 nih, hahaha”
“iih, Putra tau aja. ok deh, jangan onani di kamar mandi. hihihi” kata Anggi dengan suara manjanya. lalu Kamil menarik Anggi dan mencium kembali bibir Anggi yang tipis dan menggairahkan itu, dibukanya kembali seragam kuliah yang telah digunakannya lalu diremas-remaslah payudara Anggi yang sudah nampak mengeras. tidak lama kemudian Putra berlalu meninggalkan sepasang kekasih yang sedang dikuasai nafsu birahi itu, lalu Kamil menutup pintu kamar kost-nya dan kembali melanjutkan permainannya mengolah tubuh Anggi…

sejenak Putra pun kaget, tapi inilah pergaulan remaja Bandung. sebenarnya Kamil berasal dari keluarga yang taat pada agama, tapi pergaulan di ibukota provinsi Jawa Barat ini sudah membuatnya sangat bahagia dengan surga dunia…

baru satu minggu tinggal di Bandung, Putra sudah dekat dengan beberapa wanita. namun yang paling dekat dengannya adalah Tya. awalnya Putra hanya iseng mendekati Tya, tapi ternyata Tya juga tertarik padanya. seminggu kemudian mereka jadian dan menjadi sepasang kekasih. sebenarnya Putra datang jauh ke Bandung untuk menimba ilmu dengan sungguh-sungguh, namun dia tidak bisa menolak ketika cinta datang dan tidak dia biarkan pergi begitu saja. di mata Putra, Tya adalah wanita baik-baik dan sangat santun dalam berpakaian. jarang ada cewek yang seperti Tya di kota yang punya julukan Paris van Java ini…

akhir pekan pun tiba, Tya mengajak Putra untuk jalan bareng. Putra tidak menolaknya karena ini adalah pertama kalinya mereka jalan berdua, lalu Putra juga ingin tahu tempat-tempat nongkrong di kota Bandung. karena weekend, maka jalanan macet karena banyak orang-orang dari luar kota Bandung yang datang untuk rekreasi. hingga akhirnya malam tiba ketika Putra dan Tya baru selesai mengelilingi kota, dan jalanpun masih macet. jam 11 malam, Putra sampai di rumah Tya…
“sayang, makasih banget yah buat hari ini. Tya sayang banget sama kamu”
“iya sayang, harusnya Putra yang berterimakasih karena udah diajak keliling kota Bandung”
“udah malem nih, kamu nginep dirumah aku aja yah. tenang aja, orangtua aku lagi jalan-jalan ke Surabaya kok. besok lusa baru pulang”
“iya deh, lagian Putra udah lelah banget nih”

Putra menginap dirumah Tya, tapi karena tidak ada niatan buruk dan sudah sangat lelah. maka Putra langsung tertidur diruang tamu. tidak lama kemudian, Tya membangunkan Putra…

“sayang, jangan tidur disini. dikamar aja yah, ini minum dulu teh hangatnya”
“eh iya sayang, teh-nya aku minum nih. kamarnya dimana?”
“sini ikut aku!”

dibawanya Putra kedalam kamarnya sendiri. Putra langsung berbaring di kasur, hal itu sedikit membuat Tya kecewa. “ih ini cowok polos banget sih, sengaja gue bawa dia ke kamar gue buat puasin gue. mumpung ortu gak lagi dirumah” teriak Tya dalam hati, tidak lama kemudian Tya pun tertidur di kasurnya bersama Putra…

pagi harinya, Putra kaget karena Tya tertidur sambil memeluk dirinya. dengan menggunakan tanktop dan hotpants saja, otomatis membuat kemaluannya menjadi tegang karena baru kali ini Putra tidur satu ranjang dengan wanita selain ibunya…

“sayang bangun, udah pagi nih”
“hei, morning honey!” Tya memeluk Putra dengan erat sambil menciumi leher Putra
“Tya, masih pagi nii… hmm…” perkataan Putra terpotong karena Tya menciumi bibir Putra sambil memainkan lidah mereka. Putra pun jadi semakin bernafsu, Putra balik memeluk Tya dengan erat sambil meremas pantat Tya yang kenyal dan cukup padat
“ahh, iya sayang ini masih pagi. jadi aku mau ‘di-charge’ sama kamu. hari ini Tya cuma milik Putra. ooouuuhhh! kamu udah horny yah?”
“ok, charge-an nya udah siap nih. aku udah horny banget nih, ternyata kamu cewek yang nakal!” lalu diremasnya payudara Tya yang cukup mungil namun sangat nikmat untuk digenggam, payudara Tya pun mulai mengeras. namun perkataan Putra kepadanya membuat Tya terdiam…

“Tya kenapa diem?”
“maaf kalo aslinya aku gak sebaik yang kamu harapkan, tapi Tya juga pengen ngerasain indahnya surga dunia, kamu juga mau kan? oke, Tya akui, Tya emang cewek yang nakal!” gak lama kemudian, air mata menetes membasahi wajah Tya…
“iya Putra juga mau kok, apalagi semua ini Putra lakuin cuma untuk cewek yang paling Putra sayangi. kamu boleh nakal, liar, atau jadi cewek yang binal. tapi cuma ke Putra aja, jangan sampe kamu nakal ke cowok lain!”
“oke honey, tapi kamu juga jangan nakal sama cewek lain yah!”
Tya membuka tanktopnya sendiri, lalu menuntun Putra membuka BH-nya. sekarang Putra dapat melihat jelas payudara kekasihnya. lalu dia memainkan lidahnya untuk menjilati sepasang payudara milik Tya. membuat Tya semakin tidak terkendali dan menikmati perlakuan Putra…

“aahhhh, jilat terusss susu akuuu sayannngg!!! oouuhhh, hmmmmehh!”
lidah dan tangan kanan Putra terus memainkan kedua puting Tya sambil sesekali meremasnya dengan penuh nafsu. perlahan tangan kiri Putra meraba selangkangan Tya yang masih tertutup hotpants, gak lama kemudian Tya mencapai orgasme-nya yang pertama…

“ooouuuhhh! Tyaa maauu kelluaaarrr!” kemudian basahlah hotpants itu, perlahan ditarik hotpants dan celana dalam Tya yang sudah basah itu. terlihatlah vagina Tya yang ditumbuhi bulu-bulu halus disekitar kemaluannya. Putra pun membuka celananya sehingga terlihatlah penis putra yang sudah tegang dari tadi, Tya menatap penis Putra tanpa berkedip sedikitpun…

“sayang, punya kamu gede banget. sebelum kamu masukkin, aku pengen pegang dong!” kemudian dipegangnya penis Putra sambil dielus-elus dengan penuh kelembutan, membuat penis itu semakin tegang dan keras saja. itu pertama kalinya Tya memegang penis laki-laki. lalu perlahan penis itu dituntun tangannya untuk masuk kedalam lubang vagina-nya yang masih perawan…

“pelan-pelan yah sayang, ini yang pertama untuk Tya”
“ini juga yang pertama buat Putra, kalo sakit bilang aja, say”

dimasukkan secara perlahan penis itu kedalam vagina yang masih rapat dan sempit kepunyaan Tya, sejenak Putra mendiamkan penisnya ketika telah masuk sebagian ke dalam vagina kekasihnya. air mata pun menetes kembali dan membasahi wajah Tya, karena perihnya keperawanan yang kini telah diambil oleh orang yang disayanginya. tapi itu gak berlangsung lama, karena Tya sudah mulai terbiasa dengan penis Putra…

“masukkin lebih dalem dong!”
mendengar perkataan itu, Putra langsung mempercepat goyangannya. kenikmatan yang tiada tara itu terasa hingga ke seluruh tubuhnya, vagina yang masih sempit dan basah itu membuat Putra semakin tidak terkendali dan semakin kencang memompa vagina Tya…

“aaahhh! uuuuhhh! yeeeehhh, f*ck me! i’m yours, i’m your bitch!!!” kata Tya yang sudah tidak terkendali dan menikmati penis Putra yang keluar-masuk kemaluannya
“ok babe! you’re mine! and you’re my bitch! oouuuhh!!!” Putra pun merasakan nikmatnya vagina seorang wanita yang sangat dia sayangi. tidak lama setelah itu, Tya mengalami orgasme-nya yang kedua. kondisi ini membuat vagina-nya semakin basah dan rapat, Putra pun semakin mempercepat goyangannya…

“aaahhhhh! oooouuuhhh, Tyaaaa keelluuaaarrrr! hhaaaaaahhhh! uuuhhhmmmm! iiiiiiiaaahhhhh!”
“Putra juga sebentar lagi kok, eeeuuuuhh!”

setelah menikmati orgasme-nya, Tya semakin liar dan benar-benar menyerahkan seluruh raganya kepada Putra. tapi dia tidak lupa akan satu hal yang amat penting…

“Putra, keluarin spermanya diluar aja yah. jangan didalem vaginaku! hmmmm, ooouuuhhh!”
“iyaa, nihhh!”
dengan sergap, dilumatnya penis Putra oleh mulut seksinya. besarnya kemaluan Putra menyesaki mulut Tya, dan sperma Putra pun tumpah tepat didalam mulutnya. dihisap dengan ganas seluruh sperma kekasihnya…

“hmm, *slluurrrppp* ahhh, memang cuma kamu yang bisa nge-charge Tya!”
“iya sayang, kamu juga udah nge-charge Putra. kamu yang paling nakal!”
“nakal juga cuma sama kamu kan? hihihi”
“yes i know, love you honey!”
Putra mencium bibir Tya dengan penuh nafsu dan tenaga yang tersisa. Tya pun menyambut bibir dan lidah Putra dengan penuh nafsu dan hasrat yang terdalam. gak lama setelah itu, mereka berdua tertidur kembali diatas kasur yang basah oleh keringat, sperma, dan darah keperawanan Tya…

***
*3 hari kemudian*
pagi itu hujan turun deras sekali, terdengar suara musik yang keras dari kamar kost Putra…
“yeeeaaahhh, ooouuuhhhh! teerruuussssh! aaahhh, uuuhhh… ayo terusss samppee battereenya pppennuuhh! hhhhhmmmmmhhh!”
Putra dan Tya sedang ‘men-charge’ jiwa mereka dengan posisi doggy style. mereka melakukannya dengan penuh semangat hingga hujan berhenti…

sesampainya dikampus, mereka belajar seperti biasa. dimata teman-temannya, Putra dan Tya adalah pasangan yang sangat serasi dan santun dalam berpakaian, bergaul, dan belajar. gak ada yang tahu kalau sebenarnya mereka sering melakukan hubungan seks dengan sangat liar.

Cerita Panas Tante Girang sama halnya dengan Cerita dewasa tante girang yang sangat diburu koleksi cerita panas tante girang terbaru,cerita 17 thn ke atas,cerita hot tante girang, yang bisa kalian nikmati alur cerita yang bikin gimana mungkin rasa nukmatnya..clkckckck
Cerita dewasa

Namaku Ridwan, umurku 25 tahun, wajahku biasa-biasa saja, postur tubuhku juga standar, tinggi 168 cm dan berat 55 kg. Tapi entah kenapa sejak sekolah dulu banyak sekali wanita yang mengejar-ngejarku. Mungkin karena otakku yang cerdas dan kepandaianku bergaul atau karena aku memang memiliki daya tarik sendiri. Aku tinggal di suatu daerah strategis di jakarta selatan. Aku seorang wiraswastawan. Aku membuka sebuah toko handphone (HP) di wilayah perkantoran di Jakarta Selatan.
Kisahku berawal kurang lebih 2 tahun yg lalu. Dengan kepandaianku berdagang, saat itu aku telah memiliki banyak pelanggan di tokoku. Kebanyakan dari mereka adalah para karyawan yg bekerja di wilayah perkantoran itu. Salah satunya sebut saja Mbak Ella, usianya 37tahun. Ia adalah seorang manager di suatu perusahaan. Wajahnya cukup menarik, dengan kulit putih bersih. Tubuhnya sangat seksi, padat, dan berisi. Maklum karena dia sering aerobik dan olahraga. Yang menjadi pusat perhatianku adalah payudaranya. Bentuknya tidak terlalu besar, tapi terlihat serasi dengan postur tubuhnya. Aku sering membayangkan jika suatu saat bisa meremas bahkan meminum susunya.
Setiap jam makan siang Mbak Ella selalu mampir ke tokoku. Terkadang membeli voucher, cashing HP, atau sekedar ngobrol denganku. Mungkin karena wawasanku yg luas, aku bisa mengimbangi pembicaraannya. Karena itulah ia senang menghabiskan jam istirahatnya di tokoku. Aku akui, aku sering grogi bila dekat dengannya. Gayanya sedikit centil dan genit. Tapi yg membuatku salah tingkah adalah postur tubuhnya. Kadang aku tak tahan untuk melahap tubuh yg seksi itu. Apalagi bentuk bibirnya ketika berbicara, uhh aku ingin segera mengulumnya. Mbak Ella adalah fantasi seksku ketika beronani.
Aku masih ingat betul, hari itu adalah hari minggu, kurang lebih jam 5 sore. Aku sedang istirahat di rumah ketika HPku berdering.
“Hallo Ridwan, selamat sore. Maaf mengganggu, kamu lagi sibuk gak?” ternyata Mbak Ella yang menelponku.
“Enggak kok Mbak. Saya sedang istirahat. Kalo boleh tahu, ada apa nih sore-sore telepon, mau ngajak makan apa nonton. He.. he..?” candaku.
“Ah kamu, kalo masalah itu sih gampang. Tapi ada yg lebih penting nih?”
“Ada apa Mbak?” aku jadi penasaran.
“Begini, tadi tiba-tiba saja HPku rusak, tidak ada suaranya. Kamu bisa gak ke rumahku sekarang? Masalahnya besok pagi-pagi aku harus berangkat ke luar kota, kalo gak ada HP, wah bisa kacau dong. Kamu bisa kan?”
“Ok deh, demi Mbak saya selalu siap. Tapi dimana alamat rumah Mbak?”
Setelah mendapat alamat yg diberikan aku segera berangkat kesana.
Jam tujuh tepat, aku telah sampai di depan sebuah rumah mewah di suatu kawasan elit di jakarta selatan. Hujan turun rintik-rintik. Setelah diperbolehkan masuk oleh satpam, aku segera memasuki rumah itu. Mbak Ella menyambutku dengan senang hati. Aku benar-benar terpesona melihat bentuk tubuhnya. Saat itu ia mengenakan pakaian senam yg sangat seksi, buah dadanya terlihat begitu menonjol, seperti mau keluar dari tempatnya, dan bongkahan pantatnya benar-benar menggiurkan.
“Hallo keren, silahkan masuk. Kamu santai aja dulu disini, Mbak mau mandi dulu, panas bangat nih!”
Ketika ia berjalan, mataku tak terpejam melihat bentuk tubuhnya dari belakang. Indah sekali. Sampai kemudian pembantunya datang membawa segelas jus jeruk. Aku langsung meminumnya. Ah segar sekali.
Lima belas menit kemudian Mbak Ella keluar lagi dari kamarnya. Wow, benar-benar pemandangan yg luar biasa. Kali ini Mbak Ella hanya mengenakan daster yg sangat tipis. Dengan daster itu sampai-sampai aku bisa mengetahui kalau ia tidak memakai BH lagi dan mengenakan CD warna pink. Kemudian ia duduk di depanku dan menyerahkan HPnya.Aku langsung membukanya.
Saat aku menservis HPnya, sering kali badannya membungkuk melihat apa yg sedang kukerjakan. Ketika aku menoleh, ya ampun kedua bukit kembarnya terlihat begitu jelas, begitu menantang. Sepertinya ia sengaja memperlihatkan bukit kembarnya itu. Kemudian ia duduk disebelahku untuk melihat lebih jelas apa yg sedang kukerjakan. Ia masih juga suka membungkuk. Sampai suatu saat lenganku refleks menyenggol buah dadanya.
“Aduh, maaf Mbak, gak sengaja.”
“Oh, gak apa-apa kok. Aku yg sorry nih udah ngeganggu”. Ia pun sedikit menjauh.
Jam 21.00, HP Mbak Ella telah selesai kuservis. Setelah basa-basi aku pamit pulang tapi ia melarangku karena hujan diluar deras sekali. Mbak Ella kemudian mengajakku makan malam. Kebetulan sekali, perutku memang sudah lapar. Sambil makan kami mengobrol kesana kemari, sampai Mbak ella menceritakan kehidupan pribadinya. Ternyata ia adalah seorang istri nahkoda kapal. Tapi entah kenapa sudah 5 tahun lebih suaminya tak memberi kabar apapun. Selesai makan kami kembali ke ruang tamu.
“Wan, Mbak merasa kesepian. Maukah kamu menolong Mbak?” Bagai disambar petir aku kaget sekali dengan kata-katanya itu, walaupun aku sudah faham maksudnya.
“Menolong gimana maksud Mbak?”
“Ya mengobati rasa sepi Mbak, kamu mau kan Wan, please?”
“Iya, tapi bagaimana ya Mbak, saya belum pernah melakukannya, saya gak bisa”
“Gak usah khawatir, nanti akan Mbak ajarkan.”
Sambil berkata begitu ia langsung menghampiriku dan mulai mencium bibirku. Sebagai lelaki normal, akupun langsung membalas ciumannya. Bibir kami saling berpagut, lidah kami saling menggigit, saling sedot. Cukup lama kami menikmatinya.
“Ayo puaskan Mbak sayang.. ah.. ah.” suaranya hanya mendesis ketika ciumanku berpindah ke pipi, kening, turun ke leher dan telinganya.
Akupun gak mau ketinggalan. Tangan kiriku mulai menjalar di pahanya. Kusingkapkan dasternya, benar-benar mulus sekali pahanya. Kuremas-remas sampai ke pangkal pahanya. Ketika sampai ke CD-nya, kumasukkan kedua jariku, dan ku garuk-garuk memeknya.
“Ah sayang. Kamu nakal ya”
Aku tidak menghiraukannya. Sementara itu tangan kananku memeras halus buah dadanya dari luar. Tangannya pun tak mau ketinggalan memegang bahkan mencengkram keras kontolku dari luar. Terasa sakit tapi aku menikmatinya.
Tapi tiba-tiba ia melepaskan pelukannya dan memegang tanganku.
“Jangan disini, gak enak kalo terlihat pembantuku, di kamarku aja.”
Setelah menutup pintu kamar, ia langsung menarikku dan menjatuhkanku di ranjangnya. Dengan ganasnya ia menciumiku, seperti seekor macan yg sedang melahap mangsanya. Terus ke bawah dan ke bawah. Setiap jengkal tubuhku tak luput dari ciumannya. Kemudian ia membuka resleting celanaku dan langsung mencengkram rudalku.
“Wan, punya kamu boleh juga. Apa ada wanita lain yg pernah memegang kontol kamu ini Wan?”
“Belum Mbak, kecuali ibuku waktu kecil dulu. Apa Mbak mau..”
Belum selesai kata-kataku, ia telah mengulum, menghisap, kadang meremas kontolku. Pintar sekali ia memainkan adik kecilku. Beberapa menit kemudian, aku sudah merasakan seperti ada lahar panas yg mau keluar.
“Mbak, aku mau keluar.. ohh.. ohh.. ahh.. nikmat sekali Mbak”.
Aku pegang kepalanya dan aku tahan agar ia tidak melepaskan kulumannya. Crot.. crot.. crot keluarlah air pejuku di dalam mulutnya.
“Terus sayang, terus.. ah.. Peju kamu enak sekali, keluarin terus, ah peju kamu asin tapi uenak tenan”
Dengan rakusnya ia meminum habis pejuku. Kemudian kami istirahat sejenak.
“Mbak, sekarang giliran saya yg akan puaskan Mbak” Kemudian akupun langsung menerkam tubuhnya.
“Sabar sayang, buka bajunya dulu donk.”
Kamipun membuka pakaian kami masing-masing. Setelah telanjang bulat, langsung kubaringkan ia. Kuciumi senti demi senti tubuh mulusnya. Dari atas ke bawah sampai kepada memeknya. Kurenggangkan kedua pahanya.
“Ayo sayang.. puaskan.. Mbak.. ya.. ohh.. oohh.” Kata-katanya terus meracau, apalagi ketika aku melahap habis memeknya dengan mulutku, kadang kusedot, kuhisap, dan kugigit dengan lembut itilnya.
“Ah.. ennak ssayang.. kamu ppinnttarr.. ohh.. oohh”
Aku sudah tidak mempedulikan kata-katanya. Aku makin asyik dengan mainan baruku. Kumasukkan kedua jariku kedalam lubang memeknya. Kukocok perlahan lahan. Tubuhnya meronta-ronta seperti orang kesetanan, kedua teteknya bergoyang kencang. Aku pun meraih teteknya itu. Dengan tangan kiriku, aku pelintir puting susunya yg sebelah kiri dan mulutku kini menggigit halus puting kanannya. Sementara kedua jari tangan kananku tetap mengocok lubang memeknya. Semakin cepat kocokanku, semakin cepat pula ia meronta. Kedua kakinya ia jepitkan diatas tubuhku. Sampai akhirnya ia menggelinjang hebat, kedua tangannya mencengkram keras kepalaku. Akhirnya ia mencapai orgasmenya. Ia terkulai lemas. Ditekan-tekannya kepalaku. Aku mengerti maksudnya.
Sekarang giliranku meminum cairan kenikmatannya. Kutelan habis semuanya dan dengan lidahku, kubersihkan daerah memeknya. Kemudian aku naik keatas dan mulai mencium bibir, leher dan telinganya. Akupun turun menghisap kedua susunya. Terkadang kugigit putingnya bergantian. Ia hanya mengeluh merasakan nikmatnya. Beberapa menit kemudian ia sudah terangsang lagi.
“Ayo sayang. Aku sudah tak tahan lagi. Masukin sayang, Masukin yah please..”
“Iya Mbak, aku juga sudah tidak sabar ingin merasakan memek Mbak yg nikmat ini”
Ia mengangkangkan kedua pahanya, dan membimbing burungku memasuki sarangnya. Perlahan lahan kontolku masuk, sampai..bless. Aku berhenti sejenak ketika seluruh kontolku masuk ke memeknya.Oh hangatnya.
“Ayo sayang, goyang sayang ohh.. ohh” Kedua tangannya memegang pantatku dan membantu gerakan pinggulku.
Cukup lama aku mengocoknya, akhirnya kupercepat kocokanku ketika kurasakan lahar panas akan keluar lagi dari kontolku.
“Mbak, oh..aku mau keluar. Di keluarin dimana nih ohh.. oohh”
“Mbak juga mau keluar, ohh.. oohh sama-sama ya sayang.. ohh.. di dalam aja gak apa-apa. Ohh barengan yah.” Akhirnya bersama-sama kami mencapai orgasme.
Tubuhku kurebahkan disampingnya. Ia memelukku dan menciumku.
“Terima kasih ya sayang. Kamu benar-benar hebat.”
“Mbak juga hebat. Terima kasih Mbak telah mengajarkan saya. Mbak, kalo boleh saya tau, kenapa Mbak memilih saya? Bukankah banyak gigolo diluar sana yg lebih hebat dari saya?”
“Ha.. ha.. Mbak pilih kamu karena Mbak suka kamu. Kamu mempunyai daya tarik sendiri yg aneh Wan. Mbak juga yakin kamu pasti bersih”
Ia tersenyum kemudian menciumku dan merebahkan kepalanya di dadaku. Malam itu kami masih melakukannya lagi beberapa kali sampai pagi. Bahkan ketika paginya kami mandi bersama-sama. Mbak Ella benar-benar kagum dengan keperkasaan dan permainan ranjangku. Padahal, itu adalah pengalaman pertamaku. Mungkin karena aku sering nonton film BF, karena yg aku lakukan hanya meniru apa yg aku tonton. Tapi kuakui, aku juga banyak belajar dari Mbak Ella. Dialah yg telah merenggut keperjakaanku.
Kemudian kami sarapan bersama. Sekali lagi ia mengucapkan banyak terima kasih padaku. Akupun pamit pulang.
Jam 12 siang HPku berdering, ada SMS masuk. Oh ternyata Mbak Ella.
“Hai sayang, Mbak pergi dulu yah, gak lama kok. Jaga diri baik-baik yah. Sampai ketemu lagi. Daag”
Bagiku seminggu adalah waktu yg lama. Aku benar-benar merindukannya.

Cerita Panas - Kumpulan Cerita Panas Terbaru -kumpulan cerita dewasa, cerita dewasa, Koleksi Cerita Dewasa, Cerita Seks, Cerita Porno 17 tahun Keatas. Seperti halnya kumpulan cerita panas yang sedang anda cari bisa anda dapatkan pada salah satu cerita panas terbaru yang telah kami sediakan dibawah ini.

Cerita tante girang ini awal mula tante girang ini hanya sorang yang baik dan dia selalu santun dan patuh terhadap suaminya,dan karena suaminya jarang pulang di rumah dan selalu sibuk rapat di luar, tante girang yang bernama (risma)ini pernah juga mempergoki suaminya bersama wanita lain memang sih wanita yang dibawah suaminya masih ABG cantik dan sexy. Ini membuat tante risma sangat terpukul atas berbuatan suaminya,dan membuat tante risma ingin sekali cerai tetapi tante risma kasihan terhadap kedua anaknya yang masih umur 12 dan 10 tahun ini dan ini membuat kisah menjadi cerita tante girang.

Tante risma ini kurang di kasi perhatian sama suaminya, yang mana suaminya menjadi om-om mencari gadis ABG, tente risma tidak pernah lagi di belai bisa dikatakan jablai dan ini membuat tante risma sangat kesepian hingga suatu saat tante risma ini diajak teman-temanya untuk mengikuti arisan, sebenarnya tente risma ini tidak mau tetapi teman-temanya memaksa dan akhirnya tante risma mengikuti kemauan teman-temannya untuk mengikuti arisan.Lihat disini